Apa yang perlu disiapkan guru dalam Kurikulum Merdeka ?

Sudah banyak sekolah/madrasah yang telah memberlakukan Kurikulum Merdeka. Ada sekolah yang merupakan sekolah penggerak, atau ada madrasah yang sudah ditetapkan sebagai madrasah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Atau ada juga yang sudah mensosialisaikan atau mendalami kurikulum merdeka, tetapi belum memberlakukannya secara penuh di sekolah atau madrasah.

Implementasinya, tentu saja ada pada guru di sekolah/madrasah yang tersebut. Banyak hal yang perlu disiapkan oleh guru terkait implementasi Kurikulum Merdeka. Lantas apa saja yang perlu disiapkan guru, bagaimana caranya dan lainnya. Pada tulisan berikut yang berasal dari berbagai sumber akan diuraikan secara rinci.

  1. Mempersipakan Perangkat Ajar

a. Analisis Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran untuk mata pelajaran umum berdasarkan Keputusan Kepala BSKAP No.  033/H/KR/2022 Tentang Capaian Pembelajaran pada PAUD, Jenjang Dasar dan Jenjang Menengah Pada Kurikulum Merdeka. Sedangkan untuk madrasah pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab berdasarkan Keputusan DirjenPendis No. 3211 tahun 2022 tentangCapaian Pembelajaran PAI dan B. Arab Kurikulum Merdeka Pada Madrasah.

Format Analisis Capaian Pembelajaran :

b, Merumuskan Tujuan Pembelajaran : Pedoman yang digunakan Kompetensi menggunakan Kata Kerja Operasional, Konten : dengan tingkat materi dan Vasiasi dengan pembelajaran abad 21/4 C. Contoh : Mrnyajikan solusi menangani perubahan kondisi dalam permukaan bumi akibat faktor manusia.

c. Susun Alur Tujuan Pembelajaran

Alur tujuan pembelajaran (ATP) adalah rangkaian tujuan pembejalaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase secara utuh dan menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur ini disusun secara linear sebagaimana urutan kagiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari ke hari untuk mengukur CP.

Adapun langkah-langkah menyusun ATP sebagai berikut:

  • lakukan Analisis CP pada fase tertentu
  • Identifikasi kompetensi yang harus dikuasai dalam fase tersebut
  • Rumuskan Tujuan Pembelajaran
  • Identifikasi elemen dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila
  • Susun Tujuan Pembelajaran secara linear/urutan kegiatan

d. Mempersiapkan Asesmen Diagnostik

Asesmen diagnostik bertujuan untuk mengidentifikasi  kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik. Hasilnya digunakan pendidik sebagai rujukan dalam  merencanakan pembelajaran sesuai dengan  kebutuhan pembelajaran peserta didik. Dalam kondisi tertentu, informasi terkait latar  belakang keluarga, kesiapan belajar, motivasi belajar,  minat peserta didik, dll, dapat dipakai sebagai bahan  pertimbangan dalam merencanakan pembelajaran. Asesmen diagnostic terbagi kedalam Non Kognitif dan Kognitif.

Tujuan Asesmen Diagnostik: Assesmen Non Kognitif bertujuan untuk :

  • Mengetahui kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa
  • Mengetahui aktivitas selama belajar di rumah
  • Mengetahui kondisi keluarga siswa
  • Mengetahui latar belakang pergaulan siswa
  • Mengetahui gaya belajar, karakter serta minat siswa

Asesmen Kognitif bertujuan untuk :

  • Mengidentifikasi capaian kompetensi siswa
  • Menyesuaikan pembelajaran di kelas dengan kompetensi rata-rata siswa
  • Memberikan kelas remedial atau pelajaran tambahan kepada siswa yang kompetensinya di bawah rata-rata.

Demikian beberapa kegiatan yang perlu segera dipahami dan dilaksanakan guru sebelum tahun pelajaran baru, ketika sekolah/madrasah sudah siap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat.

Baca Artikel lainnya: