Dokumen KTSP Kurikulum Darurat | Pendidikangratis.id

Download Dokumen KTSP Lengkap Masa Pandemi Dapat Diedit

Menghadapi tahun pelajaran yang akan datang, rencanya 13 Juli 2020 merupakan awal masuk semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Sudah menjadi kewajiban sekolah menyiapkan diri dalam usaha tata kelola satuan pendidikan di awal tahun pelajaran. Salah satunya adalah mereviu kurikulum sekolah tingkat satuan pendidikan ( KTSP ). Terlebih kurikulum pada masa darurat pandemi covid 19.

Dalam kurikulum sekolah pada masa darurat ini yang perlu ditekankan adalah upaya sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Pengurangan jam pelajaran yang berdampak pada perubahan Struktur kurikulum, pemilihan materi yang esensial dalam standar isi dan lebih mengedepankan pendidikan karakter dalam target kurikulumnya.

Berikut contoh pendahuluan pada kurikulum darurat di sekolah pada masa pandemi covid 19, lebih mengedepankan kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Dunia Pendidikan kini dihadapkan pada suatu persoalan baru yaitu hadirnya wabah Corona Virus Disease atau lebih dikenal dengan nama virus korona atau covid-19 yang pertama kali terdeteksi muncul di cina tepatnya di kota Wuhan Tiongkok pada akhir tahun 2019, mendadak menjadi teror mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut nyawa ratusan orang dalam waktu yang relatif singkat. Hampir kurang lebih 215 negara di dunia terjangkit virus korona termasuk Indonesia.

Berbagai upayapun telah dikerahkan yang menguras energi bangsa dalam rangka pencegahan, pengobatan dan sebagainyapun telah dilakukan dalam memotong mata rantai penyebaran virus corona, dari pembuatan regulasi kebijakan oleh pemerintah muali dari Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB), penggunaan masker, membiasakan cuci tangan dengan sabun di air mengalir/Hansanitizer, menjaga imunnnitas tubuh, jaga jarak (Psychal distancing), menghindari kerumunan banyak oarang dalam satu tempat (social distancing), Isolasi mandiri hingga lockdown di beberapa wilayah termasuk kota-kota besar di negera kita sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus korona.

Baca juga :

Kehadiran pandemi Corona Virus Disease (covid-2019), menyingkapkan sejumlah persoalan genting yang menghantui bangsa ini, meluluhlantakkan sendi-sendi kehidupan bangsa hingga melahirkan problem socio-cultural multi dimensi baik politik, sosial, budaya, ekonomi hingga ketahan mental baik fisik maupun sprirtual yang  harus segera  diatasi karena menyangkut keberlangsungan hidup dan kemandirian jati diri bangsa termasuk didalamnya layanan pendidikan pada madrasah secara khusus.

Bahwa saat ini seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia terdampak penyebaran Covid-19. Selain itu di beberapa daerah di wilayah Indonesia terdapat juga yang terdampak musibah atau bencana lain walaupun bersifat lokal. Dalam kondisi apapun, negara berkewajiban melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.  Oleh karena itu negara berkewajiban mencarikan jalan keluar keberlangsungan pendidikan di madrasah. Menyadari letak geografis wilayah Indonesia sebagai daerah kepulauan dengan keadaan yang berbeda-beda, perlu dirumuskan regulasi yang dapat menjadi solusi agar kegiatan pembelajaran tetap dapat dilaksanakan dengan baik di tengah kondisi darurat apapun. Sebab Belajar tidak pernah mengenal kata berhenti, dalam kondisi apapaun tanpa menganal ruang dan waktu.  Namun dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian siswa harus tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran.

Pada masa darurat Covid-19, madrasah telah menyiapkan sejumlah strategi dan program guna mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran di tengah kondisi darurat sesuai dengan kondisi dan kreatifitas serta kemampuan madrasah.  Mulai menugaskan siswa belajar dari rumah dengan bimbingan dari guru dan orang tua hingga bentuk-bentuk lain yang membuat keberadaan siswa tetap terlayanan pada kebutuhan belajaranya sesuai dengan batas kemampuan yang ada. Kegiatan pembelajaran tidak hanya dilaksanakan sepenuhnya di madrasah, tetapi siswa dapat belajar dari rumah. Kegiatan pembelajaran yang semula lebih banyak dilaksanakan secara tatap muka antara guru dengan siswa di kelas, kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Upaya-upaya tersebut dalam rangka mengoptimalkan layanan pendidikan di madrasah di masa darurat

Dari hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, diketahui bahwa belum semua madrasah dapat menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh secara online/daring (dalam jaringan) secara penuh, dan sebagian besar menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh secara luring (luar jaringan). Beberapa kendala ditemukan antara lain;  keterbatasan SDM, keterbatasan sarana berupa laptop atau HP yang dimiliki siswa, kesulitan akses internet dan keterbatasan kuota internet siswa yang disediakan orang tuanya, dan sebagainya.   Selain  itu pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama masa darurat Covid-19 antara satu madrasah dengan madrasah yang lainnya sangat bervariasi, sesuai dengan persepsi dan kesiapan masing-masing madrasah.

Implementasi Kurikulum Darurat pada Madrasah, terutama jenjang Tsanawiyah (MTs) menuntut adanya perubahan paradigma pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian hasil belajar. Kegiatan pembelajaran tidak hanya dilaksanakan sepenuhnya di madrasah, tetapi siswa dapat belajar dari rumah. Kegiatan pembelajaran yang semula lebih banyak dilaksanakan secara tatap muka antara guru dengan siswa di kelas, kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Kegiatan belajar dari rumah menuntut adanya kolaborasi, partisipasi dan komunikasi aktif antara guru, orang tua dan siswa menjadi satu kesatuan yang saling mendukung, dengan prinsip bahwa semua kita adalah guru, semua kita adalah murid dan semua tempat adalah kelas, nampaknya menjadi oase ditengah dahaga akan prestasi anak bangsa.

Belajar dari rumah tidak sekedar memenuhi tuntutan kompetensi (KI-KD) pada kurikulum, tetapi lebih ditekankan pada pengembangan karakter, akhlak mulia, ubudiyah dan kemandirian siswa.  Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan materi pelajaran dan memberi tugas kepada siswa, agar terwujud pembelajaran yang bermakna, inspiratif dan menyenangkan agar siswa tidak mengalami kebosanan belajar dari rumah.  

Kegiatan pembelajaran dalam satu tahun pelajaran ini harus berjalan, sedangkan terjadi kondisi darurat yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai masa darurat, maka pembelajaran masih harus tetap berjalan dan dilaksanakan walaupun tidak bisa dilaksanakan sebagaimana kondisi normal biasanya, pembelajaran tersebut perlu dilaksanakan dengan mengacu program tatakelola tertentu yang disebut kurikulum darurat pada madrasah. 

Perubahan paling mendasar adalah pada BAB III STRUKTUR, MUATAN KURIKULUMDAN PEMBELAJARAN PADA MASA DARURAT. Sebagaimana diketahui bahwa apabila tatap muka dilaksanakan maka jam pelajaran hanya dilaksanakan maksimal 50 %. Demikian juga dengan jumlah siswa setiap kelas dibtasi maksimal 50 % jumlah sisiwa pada kelas tersebut. Berikut contoh struktur kurikulum untuk MTS :

Pada BAB IV LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA MASA DARURAT yang paling perlu diperbaiki adalah Pelaksanaan Pembelajaran pada masa darurat : Kegiatan pembelajaran dapat dilakukan secara daring, semi daring, dan non-digital. Aktivitas belajar memperhatikan kondisi madrasah dan siswa untuk menjalankan pembelajaran secara daring, semi daring, maupun non-digital

Selengkapnya Dokumen Kurikulm dapat dapat diunduh dan diperbaiki sesuai dengan kondisi sekolah. Semoga bermanfaat .

Baca yang lain :

Banyak di cari :contoh kurikulum darurat, contoh buku 1 dokumen KTSP darurat covid-19, contoh dokumen 1 ktsp masa kovid tahun 2020, contoh dokumen ktsp tentang tata kelola satuan pendidikan sma pada masa covid-19, contoh dokumen kurikulum darurat satuan pendidikan, contoh dokumen satu kurikulum darurat covid-19, contoh ktsp sd darurat covid-19, contoh kurikulum covid 19, contoh kurikulum darurat covid 19, contoh kurikulum dokumen 1 sd masa pendemi covid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *