DOWNLOAD JUKNIS PKG GURU MADRASAH, SEMUA GURU DISERTAI APLIKASI

Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru, menegaskan bahwa PKB guru dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkesinambungan. Dasar utama pelaksanaan PKB guru adalah kebutuhan peserta didik, guru, madrasah, penyelenggara pendidikan/yayasan, dan pemerintah. Kebutuhan individu guru berasal dari hasil asesmen guru melalui Asesmen Kompetensi Guru (AKG) dan Penilaian Kinerja Guru (PKG).

Tentunya bagi guru PNS, PKG merupakan salah satu syarat peningkatan karier jabatan guru sebagai guru profesional. Merujuk pada Permeneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009, PKG adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.

PKG dimaksudkan untuk mendapatkan informasi tentang kinerja guru, guna mewujudkan guru yang profesional, bermartabat sesuai dengan amanat regulasi dan sekaligus membantu pengembangan karier guru sebagai tenaga profesional. Hasil PKG dan AKG dapat dimanfaatkan untuk menyusun
profil (rapor) guru sebagai input dalam penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Disebutkan bahwa sasaran Juknis PKG Madrasah yaitu:

  1. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama
  2. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
  3. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
  4. Pengawas madrasah
  5. Kepala Madrasah
  6. Guru

Adapun manfaat Juknis ini antara lain sebagai berikut:

  1. Sebagai acuan operasional dalam pelaksanaan penilaian kinerja guru (PKG) madrasah sebagai dasar utama perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru.
  2. Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pemantauan dan evaluasi, penjaminan mutu dan peningkatan mutu program PKB Guru yang terencana, sistematis, baik dilakukan secara internal maupun eksternal.

Tujuan PKG Madrasah

  1. Menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi madrasah.
  2. Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.
  3. Menentukan persentase perolehan hasil penilaian kinerja untuk perhitungan angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang
    relevan dengan fungsi madrasah yang dilakukannya pada tahun berjalan.
  4. Menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai guru profesional.

Komponen PKG Madrasah
Adapun komponen yang dinilai dalam PKG difokuskan pada penguasaan 4 (empat) kompetensi guru, yaitu: pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang dikaitkan dengan pelaksanaan tugas utama guru. Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 mengisyaratkan bahwa berdasarkan kekhususan karakteristik proses pembelajaran serta layanan pendidikan yang diberikan oleh guru dibagi atas tiga jenis, yakni guru mata pelajaran, guru kelas, dan guru bimbingan. Guru mata pelajaran meliputi guru mata pelajaran MI, MTs, dan MA. Guru kelas terdiri atas guru kelas RA dan MI. Guru bimbingan adalah guru bimbingan konseling dan atau guru TIK.

Sedangkan tugas utama guru mata pelajaran/kelas mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Tugas utama guru BK/Konselor mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut pembimbingan. Tugas utama guru TIK mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi layanan dan bimbingan TIK. Tugas utama guru RA adalah merencanakan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, pelatihan, pengasuhan dan perlindungan. Selain pelaksanaan tugas utama, guru juga akan dinilai karakteristik profesionalnya yang lebih menekankan kepada penguasaan materi dan sikap profesionalnya, serta pelaksanaan tugas lain yang relevan dengan fungsi madrasah.

Waktu Pelaksanaan PKG Madrasah
PKG Madrasah dilaksanakan oleh penilai kinerja guru dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Pelaksanaan PKG madrasah dilakukan selama 1 (satu) tahun/sepanjang tahun.
  2. PKG awal dilaksanakan pada awal tahun anggaran dan hanya untuk tahun pertama, guru baru, dan guru mutasi.
  3. PKG dilaksanakan mulai 8 (delapan) minggu sebelum akhir tahun anggaran sampai dengan sekitar akhir Oktober atau awal minggu pertama November. Dianjurkan laporan PKG sudah diselesaikan pada pertengahan bulan Desember, karena untuk guru PNS akan dijadikan sebagai bahan penilaian Capaian Sasaran Kinerja Pegawai (CSKP).
  4. Dalam kondisi khusus, PKG dengan masa penilaian 1 semester diberikan kepada:
    a. Guru yang kekurangan sedikit angka kredit untuk kenaikan pangkat/ jabatan.
    b. Guru yang mendapat tugas tambahan atau ditugaskan sebagai (kepala madrasah, wakil kepala madrasah, kepala perpustakaan, kepala laboratorium/bengkel, kepala program keahlian) hanya
    satu semester.

Perangkat Instrumen PKG Madrasah
Perangkat yang diperlukan pada proses PKG madrasah meliputi dokumen sebagai berikut:

  • Pedoman Pengelolaan PKG Madrasah.
  • Instrumen Penilaian Kinerja Guru (PKG) Madrasah meliputi:
    a. Instrumen Penilaian Kinerja Guru Mapel dan Kelas (Lampiran I).
    b. Instrumen Penilaian Kinerja Guru BK (Lampiran II).
    c. Instrumen Penilaian Kinerja Guru TIK (Lampiran III)
    d. Instrumen Penilaian Kinerja Guru RA (Lampiran IV).
    e. Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Wakil Kepala Madrasah (Lampiran V A).
  • f. Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan Madrasah (Lampiran V B).
  • g. Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Laboratorium/Bengkel Madrasah (Lampiran V C).
  • h. Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Pembina Asrama (Lampiran V D).

Demikian sekilas Juknis PKG madrasah terbaru. Semoga bermanfaat. Juknis lengkap, lampiran serta aplikasi pada tautan berikut :

Sumber Juknis PKG Madrasah.

Artikel lainnya :